Kontrol Morfologi pada Profil Vertikal Endapan Nikel Laterit Pulau Kabaena bagian Selatan, Sulawesi Tenggara
DOI:
https://doi.org/10.56099/ophi.v7i1.p31-42Kata Kunci:
nikel laterit, morfologi, perbukitan miring, kompleks ultramafikAbstrak
Pulau Kabaena bagian selatan di Sulawesi Tenggara merupakan bagian dari Lajur Ofiolit Sulawesi Timur yang kaya akan potensi endapan nikel laterit, namun kontrol morfologi terhadap ketebalan dan distribusi kadar nikel di wilayah ini masih belum dipahami dengan baik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kontrol variasi morfologi terhadap karakteristik endapan nikel laterit, khususnya terkait ketebalan laterit dan kadar nikel yang terkandung. Analisis dilakukan dengan menggunakan data morfometri dan morfografi berbasis model elevasi digital (DEM) serta data geokimia 78 titik pengeboran eksplorasi. Selain melalui sayatan penampang, distribusi ketebalan dan kadar nikel pada laterit berdasarkan variasi kemiringan lereng dan elevasi juga melalui analisis regresi linear. Profil nikel laterit dapat diklasifikasikan berdasarkan variasi kelas lereng (miring, agak curam, hingga curam), menunjukkan variasi profil dan zona pengayaan nikel yang berbeda. Hasil penelitian juga menunjukkan korelasi positif elevasi kerhadap ketebalan laterit (R=0,52), sedangkan kadar nikel menunjukkan korelasi negatif cenderung menurun pada elevasi yang lebih tinggi (R=-0,56). Di sisi lain, kemiringan lereng menunjukkan korelasi lemah terhadap ketebalan laterit (R=0,20) dan kadar nikel (R=0,14). Hal ini mengindikasikan bahwa variasi kemiringan lereng tidak mempengaruhi secara signifikan baik ketebalan laterit maupun kadar nikel bila dibandingkan dengan kontrol elevasi. Pada morfologi miring, kadar nikel rata-rata relatif lebih tinggi dibandingkan pada morfologi curam dan agak curam, diikuti ketebalan laterit yang bervariasi. Karakteristik profil laterit yang cenderung berbeda pada elevasi dan kemiringan lereng yang sama menunjukkan distribusi nikel laterit juga dikontrol oleh faktor geologi lainnya.
Referensi
Ahmad, W. 2006. Fundamentals of Chemistry, Mineralogy, Weathering Processes and Laterite Formation. ITSL INCO, Ltd, Training Manual.
Cathelineau, M., Teitler, Y., Grimaud, J.-L., Favier, S., Golfier, F., Ramanaidou, E., Grangeon, S., Kerreveur, Y., Jeanpert, J., Étienne, S., Muñoz, M. & Ulrich, M. 2024. Peridotite Weathering and Ni Redistribution in New Caledonian Laterite Profiles: Influence of Climate, Hydrology, and Structure. Minerals, 14(11), pp. 1082. https://doi.org/10.3390/min14111082
Choi, Y. & Kim, B. 2023. Characteristics and Controlling Factors on Nickel Laterite Deposits in Sulawesi, Indonesia. Economic and Environmental Geology, 56(3), pp. 343-363. https://doi.org/10.9719/eeg.2023.56.3.343
Davis, J. C. 2003. Statistics and Data Analysis in Geology (3 ed.). New York, John Wiley & Sons.
Dirman, R. 2023. Analisis Karakteristik Batuan Dasar Pembentuk Nikel Laterit Pada Blok X dan Blok Y, PT Arga Morini Indotama, Site Kabaena, Sulawesi Tenggara, Skripsi, Universitas Halu Oleo.
Erwin, R., Hasria, Okto, A., Bahdad, Arisona & Hamimu, L. 2023. Kandungan dan Ketebalan Endapan Nikel Laterit Di Kecamatan Langgikima, Kabupaten Konawe Utara, Provinsi Sulawesi Tenggara. Geomine, 11(1), pp. 22-41. https://doi.org/https://doi.org/10.33536/jg.v11i1.1069
Hasria, Masri, Asfar, S., Arisona, Okto, A., Restele, L. O., Ngkoimani, L. O. & Yustika, R. 2021a. Characteristics of Chromite Deposits at North Kabaena District, Bombana Regency, Southeast Sulawesi Province, Indonesia. Journal of Geoscience, Engineering, Environment, and Technology, 6(2), pp. 94-98. https://doi.org/10.25299/jgeet.2021.6.2.6424
Hasria, H., Asfar, S., Ngkoimani, L. O., Okto, A., Jaya, R. I. M. C. & Sepdiansar, R. 2021b. Pengaruh Geomorfologi Terhadap Pola Distribusi Unsur Nikel Dan Besi Pada Endapan Nikel Laterit Di Kabupaten Buton Tengah-Sulawesi Tenggara. Jurnal GEOSAPTA, 7(2). https://doi.org/10.20527/jg.v7i2.10716
Hasria, H., Resmin, M., Okto, A., Masri, M., Arisona, A., Al Firman, A. F., Harisma, H., Jaya, R. I. M. C., Septiana, S., Sawaludin, S. & Salihin, L. O. M. I. 2024a. Pengaruh Kemiringan Lereng Terhadap Ketebalan Endapan Nikel Laterit Daerah Tobimeita, Kecamatan Langgikima, Kabupaten Konawe Utara, Provinsi Sulawesi Tenggara. Jurnal Geosains dan Teknologi, 6(3), pp. 174-185. https://doi.org/10.14710/jgt.6.3.2023.174-185
Hasria, H., Ruliansyah, M., Awadh, S., Masri, M., Azzaman, M., Okto, A. & Sawaludin, S. 2024b. Identification of Lateritic Nickel Deposits Potential in the Kokoe Area, Kabaena Island, Central Buton Regency, Southeast Sulawesi Province, Indonesia. Iraqi Geological Journal, 57(1A), pp. 179-193. https://doi.org/10.46717/igj.57.1a.15ms-2024-1-26
Helvacı, C., Oyman, T., Gündoğan, İ., Sözbilir, H., Parlak, O., Kadir, S. & Güven, N. 2018. Mineralogy and genesis of the Ni–Co lateritic regolith deposit of the Çaldağ area (Manisa, western Anatolia), Turkey. Canadian Journal of Earth Sciences, 55(3), pp. 252-271. https://doi.org/10.1139/cjes-2017-0184
Iseppi, M., Sevin, B., Cluzel, D., Maurizot, P. & Bayon, B. L. 2018. Supergene Nickel Ore Deposits Controlled by Gravity-Driven Faulting and Slope Failure, Peridotite Nappe, New Caledonia. Economic Geology, 113(2), pp. 531-544. https://doi.org/10.5382/econgeo.2018.4561
Kadarusman, A., Miyashita, S., Maruyama, S., Parkinson, C. D. & Ishikawa, A. 2004. Petrology, geochemistry and paleogeographic reconstruction of the East Sulawesi Ophiolite, Indonesia. Tectonophysics, 392(1-4), pp. 55-83. https://doi.org/10.1016/j.tecto.2004.04.008
Simandjuntak, T. O., Surono & Sukido 1993. Peta Geologi Lembar Kolaka, Sulawesi. Bandung, Pusat Penelitian dan Pengembangan Geologi.
Streckeisen, A. 1976. To each plutonic rock its proper name. Earth-Science Reviews, 12(1), pp. 1-33. https://doi.org/10.1016/0012-8252(76)90052-0
Surono & Hartono, U. 2013. Geologi Sulawesi (1 ed.). Jakarta, LIPI Press.
Syafrizal, Heriawan, M. N., Notosiswoyo, S., Anggayana, K. & Samosir, J. F. 2009. Hubungan Kemiringan Lereng dan Morfologi dalam Distribusi Ketebalan Horizon Laterit pada Endapan Nikel Laterit: Studi Kasus Endapan Nikel Laterit di Pulau Gee dan Pulau Pakal. Jurnal Teknologi Mineral, 16(3), pp. 149-160.
van Zuidam, R. A. 1986. Aerial photo-interpretation in terrain analysis and geomorphologic mapping. Netherland, Publisher The Hague.
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2025 Jana Cindy Salinding, Masri Masri, Hasria Hasria, Ujang Sugiarno

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.







