Analisis Geometri Lereng Tambang Terbuka Menggunakan Metode Bishop disederhanakan pada Area Pit ASK Kabupaten Konawe Utara, Sulawesi Tenggara

Penulis

  • Natasya Puteri Alquarima Ode Teknik Pertambangan, Universitas Halu Oleo, Kendari, Sulawesi Tenggara, Indonesia
  • Laode Jonas Tugo Teknik Pertambangan, Universitas Halu Oleo, Kendari, Sulawesi Tenggara, Indonesia
  • Asri Arifin Teknik Pertambangan, Universitas Halu Oleo, Kendari, Sulawesi Tenggara, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.56099/ophi.v7i1.p13-22

Kata Kunci:

geometri lereng, faktor keamanan, probabilitas kelongsoran

Abstrak

Penambangan nikel laterit pada area studi menerapkan metode tambang terbuka pada semua pit penambangannya dan berencana membuka pit baru sebagai salah satu upaya untuk meningkatkan produksi tahunan. Metode tambang terbuka sering menghadapi tantangan dalam menentukan stabilitas lereng yang aman. Oleh karena itu, analisis kestabilan lereng menjadi penting untuk merancang geometri lereng tunggal dan geometri lereng keseluruhan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kondisi aktual profil nikel laterit dan karakteristik material yang menyusun area pit ASK, serta untuk menentukan nilai faktor keamanan dan probabilitas kelongsoran lereng. Analisis kestabilan lereng menggunakan pendekatan kesetimbangan batas Bishop yang disederhanakan dengan perhitungan Mohr-Coulumb. Hasil penelitian menunjukkan zona limonit memiliki bobot isi basah sebesar 23,85 kN/m3, kohesi sebesar 31,74 kPa dengan sudut geser dalam 30,76°, sedangkan zona saprolit memiliki bobot isi basah sebesar 22,20 kN/m3, kohesi sebesar 26,25 kPa dengan sudut geser dalam 29,22°. Berdasarkan hasil analisis, kemiringan lereng aman yang dapat diterapkan pada lereng tunggal sebesar 50°-70° dengan tinggi 6 meter dan lebar jenjang 1-3 meter. Sedangkan pada geometri lereng keseluruhan dengan menerapkan sudut kemiringan 38°-42° dan lebar jenjang 3 meter, nilai faktor keamanan (FK>1,1) dan probabilitas kelongsoran (PK 25%-50%) berada di atas nilai ambang standar yang dipersyaratkan.

Referensi

Arif, I. 2021. Geoteknik Tambang (Mewujudkan Produksi Tambang yang Berkelanjutan dengan Menjaga Kestabilan Lereng). PT. Gramedia Pustaka Utama, Jakarta.

Azizi, M. A. 2014. Pengembangan Metode Penentuan Reliabilitas Kestabilan Lereng Tambang Terbuka Batubara di Indonesia, Disertasi, Institut Teknologi Bandung.

Azizi, M. A., Hakim, R. N. & Nugraha, A. D. 2019. Optimalisasi Geometri Lereng Tambang Nikel Menggunakan Metode Probabilistik Pada Hill Pit 05 PT Vale Indonesia Tbk, Sorowako, Kabupaten Luwu Timur, Provinsi Sulawesi Selatan. Jurnal Geomine, 7(2), pp. 92-100. https://doi.org/10.33536/jg.v7i2.344

Azizi, M. A., Karim, R., Marwanza, I. & Ghifari, M. K. 2019. Prediction of Material Volume of Slope Failure in Nickel Surface Mine Using Limit Equilibrium Method 3D. Indonesian Mining Professionals Journal, 1(1), pp. 43-48. https://doi.org/10.36986/impj.v1i1.13

Djainal, H., Nurdin, N. D & Rusmansyah. 2022. Analisis Geometri Lereng Pada Pit Penambangan Bijih Nikel PT. Alam Raya Abadi (ARA) Kecamatan Wasile Kabupaten Halmahera Timur Provinsi Maluku Utara. Jurnal DINTEK, 5(2). pp. 38–50.

Hoek, E. & Bray, J. D. 1981. Rock Slope Engineering. London, The Institution of Mining and Metallurgy. https://doi.org/10.1201/9781482267099

Hardiyatmo, H. C. 2019. Mekanika Tanah II 6th ed. Gadjah Mada University, Yogyakarta.

Hasan, B. M., & Heriyadi, B. 2020. Analisis Balik Kestabilan Lereng Tambang Batubara Pit RTS-C Sisi Barat WUP Roto-Samurangau PT. Kideco Jaya Agung, Kecamatan Batu Sopang, Kabupaten Paser, Provinsi Kalimantan Timur. Jurnal Bina Tambang, 5(1). pp. 74-84.

Karim, R., & Azizi, M. A. 2019. Analisis Stabilitas Lereng Tambang Terbuka Nikel Menggunakan Metode Probabilistik. Prosiding Workshop dan Simposium Nasional Geomekanika Ke-5. Makassar. pp. 232–239. http://dx.doi.org/10.13140/RG.2.2.33212.18565

Keputusan Menteri Energi dan Sumberdaya Mineral Republik Indonesia. 2018. Nomor. 1827 K/30/MEM-RI Tentang Pedoman Pelaksanaan Kaidah Teknik Pertambangan yang Baik.

Pangemanan, V. G. M., Turangan, A. E., & Sompie, O. B. A. 2014. Analisis Kestabilan Lereng Dengan Metode Fellenius. Jurnal Sipil Statik, 2(1), pp. 37–46.

Pusgen 2021. Desain Spektra Indonesia. Jakarta. Badan Penelitian dan Pengembangan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat. https://rsa.ciptakarya.pu.go.id/2021/

Salunkhe, D. P., Chvan, Guruprasd, Bartakke, Rupa N. dan Kothavale, Pooja R. 2017. An Overview on Methods for Slope Stability Analysis. International Journal of Engineering Research & Technology, 6(3), pp. 528–535. https://doi.org/10.17577/ijertv6is030496

Vickyla, M., Sophian, I., Muslim, D. (2019). Pengaruh Muka Air Tanah Terhadap Kestabilan Lereng Tambang X. Padjajaran Geoscience Jurnal. 3(3). pp. 191-198. https://doi.org/10.24198/pgj.v3i3.23181

Wesley, L. D. 2010. Geotechnical Engineering in Residual Soils. New Jersey, John Wiley & Sons. https://doi.org/10.1002/9780470943113

Unduhan

Diterbitkan

2025-07-25

Cara Mengutip

Ode, N. P. A., Tugo, L. J., & Arifin, A. (2025). Analisis Geometri Lereng Tambang Terbuka Menggunakan Metode Bishop disederhanakan pada Area Pit ASK Kabupaten Konawe Utara, Sulawesi Tenggara. OPHIOLITE: Jurnal Geologi Terapan, 7(1), 13–22. https://doi.org/10.56099/ophi.v7i1.p13-22

Terbitan

Bagian

Articles