Struktur Geologi Pada Batuan Sedimen Silisiklastik Mesozoikum Formasi Meluhu Lengan Tenggara Sulawesi
DOI:
https://doi.org/10.56099/ophi.v8i1.p99-108Kata Kunci:
structure, Fm Meluhu, silisiclastic, sedimentary rockAbstrak
Penelitian ini dilakukan pada batuan sedimen Formasi Meluhu Anggota Toronipa dengan tujuan untuk mengetahui jenis dan mekanisme struktur geologi yang terbentuk. Metode yang digunakan yaitu pengambilan data lapangan dan analisis struktur dengan menggunakan stereografis. Hasil penelitian menunjukkan batuan daerah penelitian berupa batupasir kasar dan batupasir sedang sisipan serpih berumur Trias -Jura. Struktur geologi yang terbentuk yaitu lipatan, kekar dan sesar. Liparan yang terbentuk yaitu gently inclined dengan orientasi unsur struktur axial plane N352°E/29° dan hinge line N252°E/27°. Kekar yang dijumpai berupa kekar gerus dengan arah tegasan utama maksimum berarah baratdaya-timurlaut dan tenggara-baratlaut. Arah tegasan utama kekar ini memiliki korelasi yang sama dengan arah pembentukan lipatan dan kedudukan batuan. Berdasarkan presentasi dominan data arah kedudukan batuan, maka orientasi awal batuan sedimen Formasi Meluhu Anggota Toronipa yaitu baratdaya - utara timur laut. Sedangkan arah orientasi kedua (baratlaut-tenggara) diduga hasil dari rotasi ketika terjadi sesar geser mengiri Kenozoikum. Berdasarkan hal tersebut, maka arah tegasan utama maksimum struktur geologi daerah penelitian yaitu baratlaut-tenggara. Jenis sesar yang terbentuk yaitu sesar naik (patahan dan pergeseran blok batupasir sisipan serpih) dan sesar normal (adanya patahan, vein kuarsa, dan air terjun). Lipatan dan sesar naik terbentuk ketika terjadi compresion tumbukan mintakat benua dan ofiolit, sedangkan sesar turun diduga dibentuk saat terjadi extention mintakat benua.
Referensi
Asikin, S. 1979. Dasar-Dasar Geologi Struktur. Jurusan Teknik Geologi, Institut Teknologi Bandung.
Aziz, H.M., Patonah, A., Haryanto, I. & Vanessa, A. 2023. Kontrol Struktur Terhadap Keberadaan Alterasi dan Mineralisasi Daerah X, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Padjadjaran Geoscience Journal, 7(2), pp. 1232-1242.
Firdaus, M., Novitasari, D., Widiatama, A. J., Fachruddin, A. & Santy, L.D. 2023. Provenance and Paleoclimate Analysis of Sandstone from Meluhu Formation in Kendari, Southeast Sulawesi. Jurnal Geologi dan Sumber Daya Mineral, 24(2), pp. 97-106. http://dx.doi.org/10.33332/jgsm.geologi.v24i2.776
Fossen, H. 2010. Structural Geology (1 ed.). New York, Cambridge University Press.
Hall, R. 2012. Late Jurassic–Cenozoic reconstructions of the Indonesian region and the Indian Ocean. Tectonophysics, 570-571, pp. 1–41. https://doi.org/10.1016/j.tecto.2012.04.021
Hamilton, W. B. 1979. Tectonics of the Indonesian Region (Report No. 1078). Professional Paper, U.S. Govt. Print. Off. https://doi.org/10.3133/pp1078
Jaya, A. & Nishikawa, O. 2011. Microstructure deformation of metamorphic rocks in the Biru Area, South Sulawesi, Indonesia. Majalah Geologi Indonesia, 26(1), pp. 19-28.
Jaya, A., Nishikawa, O., Sufriadin & Jumadil, S. 2021. Fluid migration along faults and gypsum vein formation during basin inversion: An example in the East Walanae fault zone of the Sengkang Basin, South Sulawesi, Indonesia. Marine and Petroleum Geology, 133, pp. 105308. https://doi.org/https://doi.org/10.1016/j.marpetgeo.2021.105308
Lisle, R. J. & Leyshon, P. R. 2004. Stereographic Projection Techniques for Geologists and Civil Engineers. London, Cambridge University Press. https://doi.org/10.1017/CBO9781139171366
Mawaleda, M., Suparka, E., Idham Abdullah, C., Indro Basuki, N., Forster, M., Jamal, & Kaharuddin. 2017. Hydrothermal alteration and timing of gold mineralisation in the Rumbia Complex, Southeast Arm of Sulawesi, Indonesia. IOP Conference Series: Earth and Environmental Science, 71, 012030. https://doi.org/10.1088/1755-1315/71/1/012030
Putri, R.I., Rahmawati, D., Rindawati, P.I., Firdaus, A. R., & Santoso, A. 2021. Geologi dan Mekanisme Struktur Geologi di Desa Perjiwa Kecamatan Tenggarong Seberang Kabupaten Kutai Kartanegara Provinsi Kalimantan Timur, Jurnal Geocelebes, 5(1), pp. 55 – 62. https://doi.org/10.20956/geocelebes.v5i1.13123
Saranga, P.R., Masri, & Hasria. 2022. Karakteristik deformasi struktur geologi Pegunungan Nipa-nipa Daerah Punggaloba Kota Kendari Sulawesi Tenggara. OPHIOLITE: Jurnal Geologi Terapan, 4(1). pp. 1-10. https://doi.org/10.56099/ophiolite.v4i1.25390
Surono 1997. A petrographic study on sandstones from the Meluhu Formation, Southeast Sulawesi, Eastern Indonesia. Bulletin of the Geological Society of Malaysia, 40, pp. 215–231. https://doi.org/10.7186/bgsm40199716
Surono 2013. Geologi Lengan Tenggara Sulawesi (2 ed.). Bandung, Badan Geologi.
Surono & Hartono, U. 2013. Geologi Sulawesi (1 ed.). Jakarta, LIPI Press.
Raivel, R., Ma’waleda, M. & Jaya, A. 2020. Petrografi Batuan Sekis Kompleks Rumbia, Lengan Tenggara Sulawesi. Jurnal GEOMining, 1(2), pp. 63-71. https://doi.org/10.33387/geomining.v1i2.2404
Wahyudi, D.R., Sumaryono, S., Sukiyah, E., Muslim, D., Darana, A.R. 2015. Kontrol Morfotektonik Terhadap Gerakan Tanah di Daerah Malalak, Sumatra Barat. Jurnal Lingkungan dan Bencana Geologi, 6(3), pp. 229–240. https://doi.org/10.34126/jlbg.v6i3.86
Yasin, A.M., Sukiyah. E., Sulaksana., N., & Isnaniawardhani, V. 2016. Fenomena Morfotektonik pada Citra STRM di Wilayah Teluk Kendari, Bulletin of Scientific Contribution, 14(2), pp. 163-170. https://doi.org/10.24198/bsc.v14i2.9802
Zainuddin, D.B., Hasria, & Asfar, S. 2021. Analisis morfotektonik wilayah Pegunungan Nipa-nipa menggunakan metode geomorfologi kuantitatif Daerah Kota Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara. OPHIOLITE: Jurnal Geologi Terapan, 4(1), pp. 11-21. http://doi.org/10.56099/ophiolite.v2i1.11408
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Raivel Raivel, Adriansyah Wuriadin Lantapi

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.







