Analisis Pengaruh Derajat Pelapukan Terhadap Sifat Fisik dan Sifat Mekanik Batuan Andesit Porfiri di Daerah Kokap, Kompleks Pegunungan Kulon Progo, Yogyakarta
DOI:
https://doi.org/10.56099/ophi.v8i1.p67-75Kata Kunci:
andesit porfiri, pelapukan, sifat fisik, sifat mekanikAbstrak
Batuan andesit porfiri di Kecamatan Kokap, Pegunungan Kulon Progo, Yogyakarta merupakan material geologi yang rentan mengalami degradasi akibat pelapukan, sehingga berpotensi mempengaruhi stabilitas lereng dan keandalan struktur geoteknik di kawasan tersebut. Namun, kajian kuantitatif yang secara sistematis menghubungkan derajat pelapukan dengan perubahan mikrostruktur dan penurunan sifat mekanik pada andesit porfiri di wilayah ini masih terbatas. Penelitian ini bertujuan mengklasifikasikan derajat pelapukan secara kuantitatif berbasis analisis petrografi digital, yang memungkinkan identifikasi persentase mineral sekunder dan pori (void) dan rekahan mikro (Microcrack). Tiga sampel batuan (ADS-01, ADS-02, ADS-03) diambil dari singkapan dengan tingkat pelapukan berbeda. Hasil analisis petrografi menunjukkan peningkatan kandungan mineral sekunder dari 12,4% (kelas I) menjadi 48,2% (kelas IV), disertai peningkatan pori dari 0% menjadi 2,9% dan rekahan mikro dari 0,2% menjadi 1,2%. Perubahan mikrostruktur ini berpengaruh nyata terhadap degradasi sifat mekanik. hasil uji UCS memperlihatkan penurunan kekuatan tekan seiring meningkatnya kelas pelapukan, diikuti penurunan kohesi, sudut gesek, Geological Strength Index (GSI), dan Rock Mass Rating (RMR), serta penurunan konsisten bobot isi asli, jenuh, dan kering.
Referensi
Bieniawski, Z. T. 1989. Engineering rock mass classifications. Ottawa, John Wiley & Sons.
Ceryan, S., Tudes, S. & Ceryan, N. 2008. Influence of weathering on the engineering properties of Harsit granitic rocks (NE Turkey). Bulletin of Engineering Geology and the Environment, 67(1), pp. 97–104. https://doi.org/10.1007/s10064-007-0115-0
Durgin, P. B. 1977. Landslides and the weathering of granitic rocks. In: Coates, D. R. (ed.) Landslides. Geological Society of America. pp. 127–131. https://doi.org/10.1130/REG3-p125
Harjanto, A., dkk., 2011. Petrologi dan geokimia batuan volkanik di Daerah Kulonprogo dan sekitarnya Daerah Istimewa Yogyakarta. Jurnal Ilmiah MTG, 4(1), pp. 1-27.
Hoek, E. & Brown, E. T. 1997. Practical estimates of rock mass strength. International Journal of Rock Mechanics and Mining Sciences, 34(8), pp. 1165–1186. https://doi.org/https://doi.org/10.1016/S1365-1609(97)80069-X
Irfan, T. Y. & Dearman, W. R. 1978. The engineering petrography of a weathered granite in Cornwall, England. Quarterly Journal of Engineering Geology and Hydrogeology, 11(3), pp. 233–244. https://doi.org/10.1144/gsl.Qjeg.1978.011.03.03
Irfan, T. Y. & Dearman, W. R. 1979. Interrelationships between microscopical properties and selected index properties. International Journal of Rock Mechanics & Mining Sciences & Geomechanics Abstracts, 16, pp. 167–176.
Irzon, R. 2018. Comagmatic Andesite and Dacite in Mount Ijo, Kulonprogo: A Geochemistry Perspective. Jurnal Geologi dan Sumberdaya Mineral, 19(4), pp. 221–231. https://doi.org/10.33332/jgsm.geologi.v19i4.185
Knopp, J., Steger, H., Moormann, C., Blum, P. 2022. Influence of Weathering on Pore Size Distribution of Soft Rocks. Geotechnical and Geological Engineering, 40, pp. 5333–5346. https://doi.org/10.1007/s10706-022-02217-3
Letto, F., Perri, F., & Cella, F. 2017. Weathering characterization for landslides modeling in granitoid rock masses of the Capo Vaticano promontory (Calabria, Italy). Landslides, 15, pp. 43–62. https://doi.org/10.1007/s10346-017-0860-5
Little, A. L., 1969. The engineering classification of residual tropical soils. Proceedings of the 7th International Conference on Soil Mechanics & Foundation Engineering, 1, pp. 1–10.
Nugrahini, R. A., Hartono, H. G., & Listyani, T. 2020. Paleomorfogenesis Bentang Alam Kompleks Gunung Ijo, Kulonprogo. Kurvatek, 5(2), pp. 1–8. https://doi.org/10.33579/krvtk.v5i2.1831
Rahardjo W., Sukandarrumidi, dan Rosidi H., 1995. Peta Geologi Lembar Yogyakarta skala 1:100.000. Bandung: Pusat Penelitian dan Pengembangan Geologi.
Rakhman, A. N., Astanto, N. W., & Triheriyadi, A. 2017. Pengaruh diskontinuitas dan pelapukan lava andesit terhadap sifat mekanik batuan di Giripurwo, Girimulyo, Kulonprogo, DIY. Jurnal Mineral, Energi, dan Lingkungan, 1(2), pp. 9–15. https://doi.org/10.31315/jmel.v1i2.2111
Ulusay, R. & Hudson, J. 2007. The Complete ISRM Suggested Methods for Rock Characterization, Testing and Monitoring: 1974-2006. Ankara, Commission on Testing Methods, International Society for Rock Mechanics.
Verdiansyah, O. 2019. A Desktop Study to Determine Mineralization Using Lineament Density Analysis at Kulon Progo Mountains, Yogyakarta and Central Java Province, Indonesia. Indonesian Journal of Geography, 51(1), pp. 31–41. https://doi.org/10.22146/ijg.37442
Winarti, W., Sukiyah, E., Syafri, I., & Nur, A. A. 2022. Tectonic Control of the Nanggulan Formation Based on Morphometric Analysis in Kulon Progo, Indonesia. Indonesian Journal on Geoscience, 9(2), pp. 147–157. https://doi.org/10.17014/ijog.9.2.147-157
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Laode Jonas Tugo, Abdul Hadid Rahman Ulfa, Ika Sartika Ambarsari

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.







